Perguruan tinggi swasta dituntut untuk melakukan perubahan jika tidak ingin terancam tutup karena ditinggalkan calon mahasiswa

SOLO — Perguruan tinggi (PT) di Indonesia harus menyesuaikan kurikulum dengan standar kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja. Jika tidak, PT akan terancam tutup karena ditinggalkan calon mahasiswa. Ketua Umum Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi), Edy Suandi Hamid, mengatakan kurikulum Read More …